Header Ads

Ketemuan Terus Makan Bareng Sama Mantan

Kalau di hitung - hitung si kayaknya sudah setahunan lebih tidak bertemu sama mantan terakhir itu bertemu di warung batok dimana dulunya aku sama dia suka makan bareng. Mengingat ke masa dulu waktu kita putus itu sempat marahan biasa kalau orang pacaran itu suka cemburuan dan tentunya marahan. Tapi marahannya tak berlangsung lama setelah itu dia langsung menghilang tanpa kabar. Nomor handponya tidak bisa di hubungi aku coba cara lain dengan menghubungi dia lewat jejaring sosial namun tidak dibales juga sama dia. Sudah kehilangan akal untuk bisa menghubungi sang mantan akhirnya dari situ aku sudah tidak menghubunginya lagi dari sejak dia kelas satu semester dua sampai sekarang dia udah kelas tiga SMA dan mau melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Iseng - iseng aku coba buka profil dia di jejaring sosial namun setatusnya jarang update aku lihat terakhir dia tulis sebuah setatus itu dua bulan yang lalu. Berpikir bisa bertemu dia sebelum jauh meninggalkan kota aku coba mengirimkan sebuah pesan yang berisikan " Seandainya kamu membaca pesan ini, aku harap kamu bisa menghubungi aku di Nomor 085724xxxxxxx". 

Setelah pesan itu terkirim yang aku pikirkan adalah semoga saja dia membuka dan membaca pesan yang aku kirim. Aku hanya bisa menunggu namun tak kunjung ada balasan dari dia, punggungku mulai merasa pegal dan aku pun beranjak ke tempat tidur untuk rebahan sementara pikiranku masih berharap dia membuka akun jejaring sosialnya dan membaca pesan dari aku. Hitungan beberapa menit Laptop ku berbunyi dan disana ada suatu pesan yang masuk. Yes...... aku senang sekali ternyata dia membalas pesanku...."Hey" walau cuman begitu saja cukup membuat hatiku senang. Mudah mudahan dia sms ke Nomor yang sudah aku cantumkan tadi dan benar saja ada nomor baru yang tidak aku kenal. "Maaf ini siapa yah" aku coba kirim pesan singkat setelah itu dia jawab.. "Mifah" menurutku ini sebuah singkatan dan ternyata aku tidak salah. Aku senang ternyata dia sms ke nomor yang aku cantumkan di pesan. Aku sudah tahu dia itu siapa namun disini aku berpura - pura saja tidak mengenalnya.

Setelah aku paksa akhirnya dia mengaku juga "Atik" mantan aku namanya atik. Aku suka sama dia karna dia itu wanita yang cubby, aku suka sama wanita yang cubby karna kalau dilihat itu tidak membosankan dan terlihat lucu apalagi kalau lihat pipinya bawaannya pengen nyubit terus. Dulu waktu kami pacaran aku sering cubit pipinya dia enggak mau kalah diapun nyubit balik. Karna sudah lama banget tidak bertemu sama mantan akhirnya aku berinisiatif untuk mengajaknya bertemu dan syukurnya dia mau dan yang aku tahu dia itu paling suka banget sama ayam akhirnya aku berinisiatif untuk mengajaknya makan bareng.

"Kita bertemunya jam tiga sore yah sehabis aku praktik"... "Iya tapi jangan lama - lama yah awas aja kalau telat".. Masih kayak dulu suka ngancem kalau permintaannya tidak dituruti. Jam tiga lebih aku jemput dia di depan Alfa namun pas sampai di Alfa tidak ada siapa - siapa aku coba kontek ternyata dia masih di jalan belum sampai. Isi pesannya aja yang suruh cepat - cepat namun pas aku sudah sampe malah dianya yang telat itulah wanita :D.

Tanpa panjang lebar kamipun pergi ke "Kerasa" salah satu warung makan favorit aku karna ayam bakarnya yang enak. Sebelumnya dia sempat menolak disitu aku coba memaksa kata aku teh cobain dulu ayam bakarnya nanti juga bakalan ketagihan setelah dibilang begitu akhirnya dia mau. Sudah sekian lama tak merasakan saat - saat bersama kali ini dan baru pertama kali lagi kami makan berdua. Awalnya si cuman dieum - dieuman karna sudah lama juga kan tidak bertemu namun kesananya kamipun menjadi akrab kembali. Disela pembicaraan aku tanya "Mau melanjutkan kemana" dan dia Jawab " Aku mau melanjutkan kuliah di Cirebon" karna di kuningan tidak ada jurusan yang cocok sama kemauan aku, jawabnya. Dari Kuningan ke Cirebon masih deket kemungkinan untuk bertemu lagi masih ada. Selesai makan dia minta di anter ke RS karna ada mamang nya lagi dirawat, setelah sampai di RS aku pamit pulang. Masih sempet - sempetnya saja dia cubit aku namun sayangnya aku tak bisa membalasnya karna keburu lari. Semoga di lain kesempatan kita dapat bertemu lagi.