Header Ads

Perjuangannya Tanpa Lelah dan Tanpa Memandang Usia


Source : Images

Kulihat dari kejauhan seorang kakek - kakek
Berjalan dengan tertatih - tatih
Memikul beban di atas pundaknya
Tak sepantasnya kakek ini melakukannya
Keadaanlah yang memaksanya bekerja lebih
Di usianya yang sudah renta ini
Sang kakek harus bekerja keras untuk mendapatkan sesuap nasi

Kulihat kakek ini berhenti di depan perkantoran yang berjejer
Kuperhatikan nafasnya memburu
Merasakan liku - liku kehidupan yang ia jalani sekarang
Dikeluarkannya handuk kecil yang ia bawa
Sambil meneguk air mineral yang ia punya, handuk kecil tadi menjadi saksi
Betapa kerasnya kehidupan ini. . . .

Kulangkahkan kakiku dan ku hampiri si kakek tadi
Ku menyapanya dengan pelan " Kakek jualan apa" ?
Kakek menjawab dengan singkat "Jualan kacang tanah"
Tidak tega melihat si kakek yang renta ini
Ya Allah dengan keikhlasan hati, aku membeli dagangannya
Uang yang aku keluarkan mungkin jauh dari kebutuhan si kakek
Aku kagum sama perjuangan si kakek yang usianya renta ini

Suatu motivasi buatku
Yang sudah tua renta saja masih terus berjuang untuk mendapatkan sesuap nasi
Kita yang masih berjiwa muda jangan pernah menyerah
Gapai terus impian kita

5 comments:

  1. jika ada di hadapanku si kakek...
    mungkin ku takkan kasihan
    ku hanya bangga
    dan mendoakan agar kegigihan sang kakek kan dibalas oleh Tuhan
    dengan berkahh yang lapang dan juga surga yang indah
    sang kakek yang bijak
    tentu lebih bersyukur daripada aku yang pemalas
    karena ia lebih bisa berjuang
    dengan sangat keras dan jujur
    menerima dan berserah diri
    tiap hari bahkan tiap jamnya...
    justru aku yang malas ini
    telah mengabaikan banyak waktuku,,,
    hai kakek,,
    betapa aku bangga padamu ^__^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bangga dengan perjuangan keras si kakek..
      makasih mbk atas kunjungannya :)

      Delete