Header Ads

Aku Yang Tulus





Aku yang pernah disana. . . .
Setia berada di sampingmu kemanapun kau pergi.
Kau temani aku dalam kesendirian
Hempaskan rasa sepiku jalani hidup
Sepiku buyarkan aku
Aku yang salah telah memilihmu

Aku yang tulus kau anggap mainan
Air mata kebohongan yang terurai
Kau tunjukan itu di hadapanku
Naasnya saat aku melihatnya
Namun sedikitpun hatiku tidak terketuk

Aku yang tulus sudah kau hianati
Aku yang tulus sudah kau ingkari
Aku yang tulus sudah tak ada lagi
Kini hanya waktu yang bisa menjawab
Menunggu semuanya terhapus dalam memori ku